Feed on
Posts
Comments

Archive for the ‘Habatahon’ Category

Ini adalah video perjalanan ke Samosir pada bulan February 2008 bersama Bismark Sianipar (abangku), Suhunan Situmorang (penulis/pengacara), Charlie Sianipar (fotografer/pengusaha), Laurent Horas Petricola (laeku) dan Ganda Simanjuntak (donganhu) dalam rangka sosialisasi TobaDream Conservation Program (TCP) di desa Martoba, Simanindo. Kenapa aku gak ada gambarnya? Well, I’m the camera man!

Read Full Post »

Aku ingin share sedikit tentang pengalamanku dulu jadi orang yang anti Batak. Memalukan sih, tapi mungkin dapat bermanfaat untuk anak muda Batak kelahiran Jakarta yang lain.

Read Full Post »

Coba perhatikan betul-betul peta diatas ini. Apakah Samosir itu adalah sebuah pulau?
Ya, sejak tahun 1900an Samosir resmi sebagai pulau karena Belanda telah membuat terusan di Tano Ponggol yang memisahkan Samosir dengan daratan Sumatera. Mengapa Belanda melakukan itu?
Menurut buku-buku budaya Batak, Tano Ponggol di “potong” belanda dengan dua alasan. Yang pertama, untuk memperlancar transportasi air. Yang [...]

Read Full Post »

Ada sebuah gunung keren di sisi barat Samosir. Namanya Pusuk Buhit. Bentuknya seperti piramida yang anggun menjulang tinggi ke awan. Jarang sekali kita dapat melihat puncak gunung dengan ketinggian 2.100 m DPL ini karena selalu terselubung awan. Namun sesekali dia menampakkan wajahnya yang menawan itu, seakan ingin melihat keindahan sekelilingnya, kemudian bersembunyi lagi.
Banyak cara kita [...]

Read Full Post »

Lima Tahun belakangan ini banyak sekali pertanyaan dan pernyataan bahwa
MUSIK VIKY SIANIPAR SUDAH HILANG KEASLIAN BATAKNYA…??
VIKY SIANIPAR MEROBEK WIBAWA MUSIK BATAK!!
VIKY SIANIPAR TERLALU ASIK BERIMPROVISASI!!
Stress gak sih gue…hehehe
Mau mengomentarin apa aja tentang musikku ya silahkan..

Read Full Post »

Dengan hati berdebar, detik-detik kemenangan itu sangat kunikmati pagi dini tadi. Tak henti-hentinya kupandangi layar komputer yang sedang menampilkan proses pembakaran CD Master. Begitu proses menunjukan persentase seratus persen, Indra Qadarsih, mastering engineer TobaDream-3, mengeluarkan CD tersebut dari komputer mastering-nya, memasukan ke sebuah CD cover, kemudian menyerahkannya ke tanganku.

Read Full Post »